Aku sedang surfing di internet. Menjelajahi berita dan wacana pemberantasan korupsi di dunia maya. Dan hasilnya memang fantastic. Kucatat setidaknya ada tiga negara di dunia ini yang menerapkan proses hukuman menakjubkan bagi para koruptor. Di Cina para koruptor itu di tembak mati, di Arab mereka dipotong tangannya dan di Amerika mereka dihukum minimal 15 tahun penjara. Sesuatu yang teramat luar biasa bila terjadi di negeri yang identik dengan dagelan hukum seperti Indonesia ini.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Cerpen Rama Dira J AKU mendengar sesuatu. Denting shamisenkah itu? Hmm, begitu cantik. Siapa yang memainkan? Pasti dia juga cantik. Langkah kakiku makin bersemangat menuju ke arah kaki bukit. Denting shamisen di pagi buta itu telah menghipnotisku. Dulu aku pernah mendengar denting shamisen yang cantik. Tapi bukan di tempat ini. Aku mendengarnya di Kyoto. Gadis cantik di sebelah apartemenku yang memainkannya. Namanya Kiyoko. Ah, Kiyoko. Aku sudah terlanjur menjadikannya bagian dari masa laluku. Kami pernah menjalin hubungan, meski tak berumur lama. Aku memutuskan hubungan kami ketika tiba saatnya aku harus meninggalkan Kyoto, setelah studiku selesai.
|
|
Selanjutnya...
|
JAKARTA, SABTU - Ada seorang perempuan yang merasa menjadi pecundang malang setelah bertemu lelaki yang ternyata tak setampan yang ia bayangkan saat mereka saling curhat di chat room. Ada seorang ibu muda yang nekat membenamkan kepala anak semata-wayangnya ke dalam bak mandi hingga tewas seketika. Ada pula seorang anak yang mengemis sisa-sisa hidangan di restoran mewah dengan dalih untuk makanan kucing di rumahnya, padahal makanan sisa itu untuk ibu-bapak dan adiknya yang kerap menggigil lantaran perut tak berisi.
|
|
Selanjutnya...
|
(are you ready for this Action?)
Beberapa tahun lalu, saya dan kakak wanita saya sekolah di luar negeri. Kami bersama 3 orang teman, menyewa apartemen dengan beberapa kamar. Suatu hari, tunangan kakak saya dari Indonesia mengadakan kunjungan kejutan ke apartemen kami. Padahal, beberapa minggu terakhir, kakak saya sempat dekat dengan teman kuliahnya. Screwing around just for fun. Untungnya, untuk mendukung kejutan itu, calon kakak ipar saya menelpon saya dari tempat parkir apartemen.
|
|
Selanjutnya...
|
|
|